
Pemanfaatan Dana Desa di Desa Josari menunjukkan arah yang jelas dan tepat sasaran, khususnya dalam program ketahanan pangan melalui BUMDes. Dana yang dialokasikan tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk kegiatan produktif yang berdampak langsung pada masyarakat.
Melalui BUMDes, Dana Desa digunakan untuk pengelolaan lahan pertanian dengan komoditas utama bawang merah dan padi. Saat ini terdapat 4 kotak sawah yang dimanfaatkan untuk penanaman bawang merah. Skema ini memberikan dua manfaat sekaligus: menjaga ketahanan pangan desa dan membuka peluang pendapatan dari hasil panen.
Program ini dinilai efektif karena memanfaatkan potensi lahan yang ada, dikelola secara bersama, dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. BUMDes berperan sebagai pengelola, sementara warga terlibat dalam proses produksi, sehingga tercipta perputaran ekonomi di tingkat desa.
Secara keseluruhan, penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan di Desa Josari sudah berada di jalur yang benar: produktif, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial



